10 Destinasi Wisata Hidden Gem di Makassar dan Sekitarnya yang Wajib Dijelajahi Tahun 202

 


10 Destinasi Wisata Hidden Gem di Makassar dan Sekitarnya yang Wajib Dijelajahi Tahun 2026

Makassar selama ini dikenal luas melalui ikon-ikon wisata populernya seperti Pantai Losari dan Fort Rotterdam. Namun, di balik gemerlap destinasi utama tersebut, Makassar dan wilayah sekitarnya menyimpan banyak hidden gem wisata yang belum terlalu ramai, tetapi menawarkan keindahan alam, budaya, dan pengalaman lokal yang autentik.

Memasuki tahun 2026, tren wisata mulai bergeser. Wisatawan tidak lagi hanya mencari tempat populer, tetapi juga destinasi yang tenang, alami, unik, dan sarat nilai budaya. Artikel ini akan membahas 10 destinasi wisata hidden gem di Makassar dan sekitarnya yang sangat layak masuk dalam daftar perjalanan kamu.


1. Kampung Wisata Lakkang – Desa Sunyi di Tengah Kota

Kampung Lakkang

Kampung Lakkang adalah salah satu destinasi wisata paling unik di Makassar. Terletak di delta Sungai Tallo, kampung ini seolah terpisah dari hiruk pikuk kota meskipun lokasinya masih berada di wilayah Makassar.

Untuk mencapai Lakkang, wisatawan harus menyeberang sungai menggunakan perahu kecil. Perjalanan singkat ini sudah menjadi pengalaman tersendiri karena menyuguhkan panorama sungai, hutan bakau, dan kehidupan masyarakat pesisir.

Daya Tarik Utama:

  • Rumah kayu tradisional Bugis-Makassar

  • Jalur sepeda dan jalan kaki alami

  • Suasana desa yang tenang dan asri

  • Spot fotografi bernuansa pedesaan

Lakkang cocok bagi wisatawan yang ingin slow travel, menikmati ketenangan, serta belajar langsung tentang kehidupan masyarakat lokal.


2. Pulau Kodingareng Lompo – Budaya Nelayan yang Autentik

Kodingareng Lompo

Berbeda dengan Kodingareng Keke yang tidak berpenghuni, Pulau Kodingareng Lompo justru menyajikan kehidupan masyarakat nelayan yang aktif dan ramah.

Pulau ini bisa dicapai dengan perahu motor dari Pelabuhan Paotere. Selain panorama laut, wisatawan dapat melihat langsung aktivitas nelayan, perahu tradisional, serta proses pengolahan hasil laut.

Aktivitas Menarik:

  • Berinteraksi dengan warga lokal

  • Snorkeling di perairan dangkal

  • Menikmati kuliner laut segar

  • Mengamati kehidupan pesisir

Pulau ini sangat cocok bagi pencinta wisata budaya dan edukasi.


3. Air Terjun Bantimurung Gallang – Alternatif yang Lebih Sepi

Bantimurung Gallang

Taman Nasional Bantimurung memang sudah terkenal, tetapi Air Terjun Bantimurung Gallang masih relatif sepi dibandingkan area utamanya. Lokasi ini menawarkan suasana alami dengan debit air yang jernih dan udara sejuk.

Dikelilingi pepohonan hijau dan tebing karst, tempat ini cocok untuk wisata alam ringan tanpa harus berdesakan dengan pengunjung lain.

Keunggulan:

  • Suasana lebih tenang

  • Cocok untuk relaksasi

  • Spot foto alami

  • Air terjun alami dan segar


4. Hutan Mangrove Lantebung – Ekowisata di Pesisir Makassar

Mangrove Lantebung

Hutan Mangrove Lantebung adalah contoh sukses pengembangan wisata berbasis lingkungan di Makassar. Kawasan ini memiliki jalur bambu yang membelah hutan mangrove, menciptakan pemandangan unik dan fotogenik.

Selain sebagai tempat wisata, Lantebung juga berfungsi sebagai area konservasi ekosistem pesisir.

Alasan Wajib Dikunjungi:

  • Edukasi lingkungan

  • Spot foto estetik

  • Udara segar

  • Cocok untuk keluarga dan pelajar


5. Pulau Langkai – Surga Laut yang Masih Alami

Pulau Langkai

Pulau Langkai terletak agak jauh dari pusat Makassar, namun keindahannya sebanding dengan usaha yang dikeluarkan. Pulau ini menawarkan laut biru jernih, terumbu karang sehat, dan pasir putih yang masih alami.

Pulau Langkai sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai:

  • Diving

  • Snorkeling

  • Island escape

  • Wisata bahari eksklusif

Karena belum terlalu ramai, wisatawan diharapkan menjaga kebersihan dan kelestarian pulau.


6. Bukit Parangloe – Panorama Alam dari Ketinggian

Bukit Parangloe

Terletak di Kabupaten Gowa, Bukit Parangloe menawarkan panorama perbukitan, lembah, dan sungai yang menenangkan. Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa harus mendaki berat.

Pemandangan matahari terbit dan terbenam menjadi daya tarik utama bukit ini.


7. Danau Mawang – Tempat Santai Favorit Lokal

Danau Mawang

Danau Mawang merupakan destinasi wisata air yang populer di kalangan warga lokal, namun masih jarang diketahui wisatawan luar daerah.

Di sekitar danau tersedia:

  • Gazebo

  • Area memancing

  • Wahana air

  • Kuliner lokal

Cocok untuk liburan santai bersama keluarga.


8. Pelabuhan Paotere di Pagi Hari – Wajah Asli Makassar

Paotere

Pelabuhan Paotere bukan sekadar tempat sandar kapal, tetapi juga destinasi wisata budaya yang menggambarkan identitas maritim Makassar.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari saat aktivitas nelayan berlangsung.


9. Batu Cappa – Wisata Alam Pegunungan Karst

Batu Cappa

Batu Cappa di Maros menyuguhkan formasi karst yang megah dengan jalur trekking ringan. Cocok untuk wisata alam, fotografi, dan petualangan ringan.


10. Pantai Tanjung Bayang – Alternatif Tenang Pantai Kota

Tanjung Bayang

Pantai Tanjung Bayang menawarkan suasana lebih santai dibandingkan Pantai Losari. Ombaknya tenang dan cocok untuk wisata keluarga.


Tips Berwisata di Makassar Tahun 2026

  • Datang saat musim kemarau (April–Oktober)

  • Gunakan transportasi lokal atau sewa kendaraan

  • Hormati budaya dan adat setempat

  • Kurangi penggunaan plastik

  • Dukung UMKM dan kuliner lokal


Penutup

Makassar bukan hanya tentang destinasi wisata populer, tetapi juga tentang pengalaman, budaya, dan keindahan tersembunyi yang menunggu untuk dijelajahi. Dengan mengunjungi hidden gem di Makassar, kamu tidak hanya berlibur, tetapi juga turut menjaga keberlanjutan pariwisata lokal.



Post a Comment

Previous Post Next Post