Bisnis Mobil Bekas Masih Untung di Tahun Ini: Peluang, Strategi, dan Tantangan 2026
Bisnis Mobil Bekas Masih Untung di Tahun Ini: Peluang, Strategi, dan Tantangan 2026
Bisnis mobil bekas — sering disebut market mobil second atau used cars — terus menarik perhatian pelaku usaha otomotif dan investor. Bahkan di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil dan tantangan di pasar mobil baru, pasar mobil bekas justru menunjukkan kekuatan tersendiri dan peluang cuan yang nyata di tahun ini.
Dalam artikel ini Anda akan menemukan alasan mengapa bisnis mobil bekas masih menguntungkan, bagaimana pasar global dan Indonesia berkembang, serta strategi praktis agar usaha mobil bekas Anda tetap cuan di 2026.
📍 1. Mengapa Pasar Mobil Bekas Tetap Menarik di 2026
💡 Permintaan Mobil Bekas Masih Kuat
Walaupun penjualan mobil baru melemah, konsumen tidak kehilangan kebutuhan terhadap kendaraan pribadi. Banyak orang justru beralih ke mobil bekas yang lebih terjangkau tetapi tetap berkualitas, sehingga permintaan mobil preloved tetap kuat. Beberapa riset bahkan menunjukkan pasar mobil bekas global tumbuh signifikan dan diperkirakan terus berkembang hingga 2035. (precedenceresearch.com)
Menurut laporan pasar, nilai pasar mobil bekas global diperkirakan mencapai USD 2.62 triliun di 2026, dan diproyeksikan tumbuh ke USD 3.88 triliun pada 2035 dengan laju pertumbuhan tahunan (CAGR) positif. (businessresearchinsights.com)
📌 Konsumen Semakin Mencari Opsi Ekonomis
Data dari pasar Indonesia menunjukkan bahwa saat penjualan mobil baru turun, pasar mobil bekas justru kuat karena konsumen mencari alternatif yang lebih ekonomis namun tetap bisa memenuhi kebutuhan mobilitas. (Otomotif Bisnis)
Hal ini mempertegas bahwa walaupun daya beli turun, kebutuhan akan kendaraan tetap ada — dan pasar mobil bekas menjadi solusi yang dicari banyak orang.
🧠 2. Perkembangan Pasar Mobil Bekas di Indonesia
🔹 Volume Penjualan dan Optimisme Industri
Beberapa pemain besar dalam bisnis mobil bekas, seperti PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melalui JBA dan Caroline.id, menunjukkan optimisme tinggi terhadap bisnis ini di tahun 2026. Mereka mencatat pertumbuhan penjualan yang kuat dan menilai pasar masih punya prospek jangka panjang. (JBA)
Direktur operasional JBA Indonesia menyatakan bahwa konsumen beralih ke mobil bekas karena mobil baru masih belum terjangkau, dan banyak pedagang yang aktif membeli unit bekas untuk dijual kembali — menunjukkan pasar ini tidak hanya konsumen pribadi tetapi juga pedagang yang mencari margin. (swa.co.id)
🔹 Shift Pembelian ke Digital
Perubahan cara konsumen mencari dan membeli mobil bekas juga memperkuat prospek bisnis ini. Laporan pasar global menyebutkan bahwa sekitar 50% pembeli mobil bekas saat ini menggunakan platform digital untuk membandingkan harga, mengecek riwayat mobil, hingga melakukan pembelian. (reanin.com)
Faktor digitalisasi ini membantu mempercepat transaksi dan mengurangi proses yang biasanya rumit, sehingga menarik lebih banyak pembeli dari berbagai segmen.
📊 3. Tren Global yang Mendorong Pasar Mobil Bekas
🚗 1. Pertumbuhan Pasar di Berbagai Negara
Pasar mobil bekas di negara maju pun menunjukkan stabilitas bahkan pertumbuhan, meskipun beberapa laporan perusahaan otomotif besar menunjukkan sedikit penurunan penjualan secara keseluruhan — baik untuk mobil baru maupun bekas — tetapi dilihat sebagai penyesuaian pasar yang sehat. (The Wall Street Journal)
Selain itu, data menunjukkan permintaan mobil bekas di beberapa negara meningkat karena konsumen mencari nilai lebih tinggi dibanding membeli baru, terutama di segmen yang ekonomis.
⚡ 2. Tren Mobil Bekas EV
Pasar mobil listrik bekas juga mulai berkembang secara global seiring bertambahnya unit EV yang keluar dari periode leasing. Meski sebagian masih sulit terjual di beberapa negara (misalnya Indonesia mendapatkan tantangan tersendiri), volume EV bekas di pasar internasional diprediksi meningkat. (Car and Driver)
Peningkatan jumlah EV bekas membuka peluang bisnis baru seperti layanan inspeksi baterai, jasa perawatan EV, atau penjualan unit EV yang lebih terjangkau.
📌 4. Tantangan yang Perlu Diantisipasi
Meskipun prospeknya kuat, bisnis mobil bekas punya sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan:
❗ Adanya Persaingan Mobil Listrik Bekas
Masuknya mobil listrik bekas ke pasar ternyata tidak selalu mulus. Di beberapa negara, mobil listrik bekas justru masih sulit terjual karena alasan teknis seperti perawatan baterai. (Reddit)
Walaupun ini lebih relevan di pasar global, hal seperti ini menjadi pertimbangan bila Anda ingin menjual unit EV bekas. Inilah yang membuat strategi pemasaran dan edukasi konsumen menjadi penting.
❗ Masih Ada Stigma & Risiko Transaksi
Beberapa konsumen masih memandang mobil bekas dengan kekhawatiran soal kondisi dan risiko rekayasa odometer, meskipun teknologi inspeksi dan layanan sertifikasi mobil bekas kini makin berkembang. (reanin.com)
Dealer dan platform yang menyediakan pemeriksaan lengkap serta garansi kualitas bisa memenangkan kepercayaan pasar dan meningkatkan penjualan.
🚀 5. Strategi Agar Bisnis Mobil Bekas Tetap Cuan
Kalau Anda ingin memulai atau mengembangkan usaha mobil bekas di tahun ini, berikut strategi yang bisa membantu mendongkrak profit:
🔹 Fokus ke Segmen yang Laku Cepat
Lihat data tren — mobil bekas yang relatif muda (3–6 tahun), compact dan SUV sering memiliki perputaran stok lebih cepat dan permintaan stabil, sehingga mengurangi modal tertahan lama.
🔹 Manfaatkan Platform Digital
Memaksimalkan kehadiran di marketplace otomotif dan menyediakan foto berkualitas, laporan inspeksi, dan video test drive akan memberi kepercayaan kepada pembeli yang semakin jeli. (reanin.com)
🔹 Sertifikasi & Jaminan Kualitas
Menawarkan certified pre-owned atau garansi tambahan bisa menjadi keunggulan kompetitif, karena konsumen bersedia membayar lebih untuk rasa aman dan transparansi.
🔹 Kerjasama dengan Lembaga Pembiayaan
Menyediakan opsi kredit melalui kerja sama dengan multifinance dapat memperluas pasar, terutama bagi konsumen yang tidak memiliki dana tunai penuh. Pasar pembiayaan mobil bekas sendiri menunjukkan tren meningkat karena permintaan mobil baru melemah. (Bisnis Finansial)
🔹 Tambah Layanan Purna Jual
Layanan aftersales seperti perawatan, garansi suku cadang, atau trade-in mobil lama bisa menambah nilai usaha Anda sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.
🧠 6. Prospek Bisnis Lebih Jauh ke Depan
Analisa tren global memperkirakan bahwa pasar mobil bekas akan terus tumbuh dalam jangka panjang, terutama dengan dukungan digitalisasi, pembiayaan yang semakin mudah, dan perubahan perilaku konsumen ke arah alternatif yang lebih ekonomis. (businessresearchinsights.com)
Data juga menunjukkan bahwa segmen mobil bekas dapat mengambil pangsa pasar lebih besar bila dibandingkan dengan mobil baru dalam hal volume penjualan di beberapa negara. (Otomotif Bisnis)
Hal ini memberikan optimisme kuat bahwa penjualan mobil bekas masih merupakan bisnis yang menjanjikan di 2026, baik untuk dealer besar maupun pengusaha mobil bekas skala kecil.
📌 Kesimpulan
Bisnis mobil bekas masih tetap menguntungkan di tahun ini karena:
✅ Permintaan tetap kuat meskipun penjualan mobil baru melemah. (Otomotif Bisnis)
✅ Pasar global diprediksi tumbuh signifikan dalam jangka panjang. (precedenceresearch.com)
✅ Digitalisasi mempercepat transaksi dan memperluas pasar. (reanin.com)
✅ Konsumen mencari kendaraan berkualitas dengan harga lebih terjangkau. (Otomotif Bisnis)
Meski ada tantangan seperti stigma kualitas dan persaingan mobil listrik bekas, dengan strategi yang tepat dan inovatif, usaha mobil bekas masih sangat layak dijalankan dan bisa tetap menghasilkan keuntungan.